Deskripsi:
Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri. Peserta akan mempelajari prosedur keselamatan, penanganan risiko, dan peraturan terkait K3 untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.
Manfaat:
Pelatihan ini ditujukan untuk manajer, supervisor, dan teknisi yang bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan kerja di industri. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman tentang penerapan praktik keselamatan dan kesehatan kerja yang efektif. Manfaatnya adalah pengurangan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta peningkatan kesejahteraan pekerja.
Silabus:
Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Menjelaskan prinsip dasar K3 dan pentingnya penerapannya di tempat kerja untuk mencegah kecelakaan.
Memahami peran manajer dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Menyusun kebijakan K3 yang dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai industri.
Penilaian Risiko di Tempat Kerja
Teknik identifikasi bahaya dan penilaian risiko yang mungkin terjadi dalam lingkungan kerja.
Prosedur penilaian dampak potensi bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.
Langkah-langkah pengendalian dan mitigasi risiko untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Peralatan Pelindung Diri (APD)
Jenis-jenis alat pelindung diri yang harus digunakan sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Standar penggunaan APD yang benar untuk melindungi pekerja dari berbagai potensi bahaya.
Pemeliharaan dan pengawasan terhadap kondisi APD untuk memastikan efektivitas perlindungannya.
Penerapan Sistem Manajemen K3
Pengenalan sistem manajemen K3, termasuk ISO 45001 dan cara implementasinya dalam organisasi.
Langkah-langkah untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem manajemen K3 yang efektif.
Teknik audit K3 untuk memastikan sistem berjalan dengan baik dan memperbaiki kekurangan yang ada.
Pelatihan dan Pendidikan K3 untuk Pekerja
Program pelatihan yang perlu diadakan untuk pekerja agar mereka mengetahui prosedur keselamatan.
Teknik penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja.
Evaluasi dan pemantauan efektivitas pelatihan keselamatan untuk memastikan penerapannya di lapangan.
Penyelamatan dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
Teknik dasar pertolongan pertama yang harus dikuasai oleh pekerja untuk menangani kecelakaan ringan.
Peran tim medis atau petugas P3K di tempat kerja dalam menangani keadaan darurat.
Penyusunan prosedur darurat dan jalur komunikasi untuk meningkatkan respons terhadap kecelakaan.
Investigasi Kecelakaan Kerja
Proses investigasi kecelakaan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya insiden.
Metode yang digunakan untuk menganalisis dan merekomendasikan perbaikan setelah kecelakaan kerja terjadi.
Pelaporan dan dokumentasi kejadian kecelakaan untuk kepentingan perbaikan sistem dan kebijakan K3.
Ergonomi di Tempat Kerja
Prinsip dasar ergonomi untuk mencegah cedera akibat pekerjaan yang berulang dan posisi tubuh yang salah.
Penyesuaian alat kerja dan lingkungan fisik agar lebih ramah terhadap kesehatan pekerja.
Evaluasi kondisi ergonomi dan penerapan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas.
Kebijakan dan Regulasi K3 Nasional dan Internasional
Menyusun kebijakan K3 yang sesuai dengan peraturan pemerintah dan standar internasional.
Memahami dan mengikuti regulasi keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku di berbagai industri.
Pengaruh kebijakan K3 terhadap budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
K3 pada Industri Tertentu
Menyesuaikan kebijakan K3 dengan kebutuhan spesifik industri seperti konstruksi, manufaktur, dan kimia.
Mengidentifikasi bahaya dan risiko yang lebih tinggi di sektor-sektor tertentu dan cara mengendalikannya.
Teknik implementasi prosedur K3 yang efektif dalam konteks lingkungan industri yang berisiko tinggi.
Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Menjelaskan prinsip dasar K3 dan pentingnya penerapannya di tempat kerja untuk mencegah kecelakaan.
Memahami peran manajer dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Menyusun kebijakan K3 yang dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai industri.
Penilaian Risiko di Tempat Kerja
Teknik identifikasi bahaya dan penilaian risiko yang mungkin terjadi dalam lingkungan kerja.
Prosedur penilaian dampak potensi bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.
Langkah-langkah pengendalian dan mitigasi risiko untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Peralatan Pelindung Diri (APD)
Jenis-jenis alat pelindung diri yang harus digunakan sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Standar penggunaan APD yang benar untuk melindungi pekerja dari berbagai potensi bahaya.
Pemeliharaan dan pengawasan terhadap kondisi APD untuk memastikan efektivitas perlindungannya.
Penerapan Sistem Manajemen K3
Pengenalan sistem manajemen K3, termasuk ISO 45001 dan cara implementasinya dalam organisasi.
Langkah-langkah untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem manajemen K3 yang efektif.
Teknik audit K3 untuk memastikan sistem berjalan dengan baik dan memperbaiki kekurangan yang ada.
Pelatihan dan Pendidikan K3 untuk Pekerja
Program pelatihan yang perlu diadakan untuk pekerja agar mereka mengetahui prosedur keselamatan.
Teknik penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja.
Evaluasi dan pemantauan efektivitas pelatihan keselamatan untuk memastikan penerapannya di lapangan.
Penyelamatan dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
Teknik dasar pertolongan pertama yang harus dikuasai oleh pekerja untuk menangani kecelakaan ringan.
Peran tim medis atau petugas P3K di tempat kerja dalam menangani keadaan darurat.
Penyusunan prosedur darurat dan jalur komunikasi untuk meningkatkan respons terhadap kecelakaan.
Investigasi Kecelakaan Kerja
Proses investigasi kecelakaan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya insiden.
Metode yang digunakan untuk menganalisis dan merekomendasikan perbaikan setelah kecelakaan kerja terjadi.
Pelaporan dan dokumentasi kejadian kecelakaan untuk kepentingan perbaikan sistem dan kebijakan K3.
Ergonomi di Tempat Kerja
Prinsip dasar ergonomi untuk mencegah cedera akibat pekerjaan yang berulang dan posisi tubuh yang salah.
Penyesuaian alat kerja dan lingkungan fisik agar lebih ramah terhadap kesehatan pekerja.
Evaluasi kondisi ergonomi dan penerapan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas.
Kebijakan dan Regulasi K3 Nasional dan Internasional
Menyusun kebijakan K3 yang sesuai dengan peraturan pemerintah dan standar internasional.
Memahami dan mengikuti regulasi keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku di berbagai industri.
Pengaruh kebijakan K3 terhadap budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
K3 pada Industri Tertentu
Menyesuaikan kebijakan K3 dengan kebutuhan spesifik industri seperti konstruksi, manufaktur, dan kimia.
Mengidentifikasi bahaya dan risiko yang lebih tinggi di sektor-sektor tertentu dan cara mengendalikannya.
Teknik implementasi prosedur K3 yang efektif dalam konteks lingkungan industri yang berisiko tinggi.
Fasilitas :
Fasilitas Training Offline
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
Ruangan audio visual dengan fasilitas lengkap
1x Free Refreshment terkait program melalui media Zoom dengan durasi 2-3 jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi (Hard Copy & Soft Copy)
Makan Siang dan Coffee Break
Akses Internet
Sertifikat Training
Training Kit Untuk Peserta
Ice Breaking dan Doorprize
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
Fasilitas Training Online
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
Room meeting online premium
1x Free Refreshment terkait program melalui media Zoom dengan durasi 2-3 jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi Soft Copy
Sertifikat Training
Rekaman Pelaksanaan Training
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
Fasilitas Training Inhouse
Yang disediakan oleh perusahaan:
Ruangan audio visual dengan fasilitas lengkap
Makan Siang dan Coffee Break
Akses Internet
Penginapan dan Akomodasi Tim TEKSO (Luar Jakarta)
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
1x Free Refreshment terkait program melalui Media Zoom dengan durasi 2-3Jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi (Soft Copy)
Ice Breaking dan Doorprize
Sertifikat Training (Hard Copy / Soft Copy)
Training Kit Untuk Peserta
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
Ruangan audio visual dengan fasilitas lengkap
1x Free Refreshment terkait program melalui media Zoom dengan durasi 2-3 jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi (Hard Copy & Soft Copy)
Makan Siang dan Coffee Break
Akses Internet
Sertifikat Training
Training Kit Untuk Peserta
Ice Breaking dan Doorprize
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
Room meeting online premium
1x Free Refreshment terkait program melalui media Zoom dengan durasi 2-3 jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi Soft Copy
Sertifikat Training
Rekaman Pelaksanaan Training
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
Yang disediakan oleh perusahaan:
Ruangan audio visual dengan fasilitas lengkap
Makan Siang dan Coffee Break
Akses Internet
Penginapan dan Akomodasi Tim TEKSO (Luar Jakarta)
Yang disediakan oleh TEKSO Training and Consulting:
1x Free Refreshment terkait program melalui Media Zoom dengan durasi 2-3Jam, waktu menyesuaikan
Modul Materi (Soft Copy)
Ice Breaking dan Doorprize
Sertifikat Training (Hard Copy / Soft Copy)
Training Kit Untuk Peserta
Konsultasi dengan Instruktur setelah Pelatihan
|
Methode |
Duration |
Participant |
Investment |
|
Online |
2 Days |
Min 5 |
Call |
|
Inhouse |
2 Days |
Min 5 |
Call |
|
Offline |
2 Days |
Min 5 |
Call |